Berlangganan Melalui Email

Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya

Melihat komunitas Indonesia Tanpa Pacaran di Facebook, saya menjadi ingin gabung bersama mereka. Saya mulai mencari informasi mengenai komunitas tersebut terutama di Kota Tasikmalaya. Sayangnya saya tidak menemukan komunitas Indonesia Tanpa Pacaran di Tasikmalaya.

Selang beberapa bulan kemudian saya melihat postingan facebook penggagas Indonesia Tanpa Pacaran yaitu La Ode Munafar, beliau memposting rangkaian kegiatan Indonesia Tanpa Pacaran yang biasa disingkat ITP di Kota Tasikmalaya tepatnya di Gedung Kesenian Dadaha Kota Tasikmalaya. "Ah, saya ketinggalan informasi. Sayang banget" Gurau dalam hati. Tapi setidaknya kini tahu ada komunitas ITP di Tasikmalaya.

Namun sayangnya saya belum mendapatkan informasi mengenai gerakan ITP di Tasikmalaya, saya terus mencari keberadaaan komunitas tersebut di Medsos. Sampai akhirnya saya membaca postingan ITP Tasikmalaya yang ikut menggalang dana kemanusiaan untuk Lombok (Kalau gak salah), lalu didapatlah keberadaan komunitas ITP di Tasikmalaya.

Setelah mendapatkan informasi, saya diajak untuk ikut menjadi anggota ITP Tasikmalaya (Bukan member resmi dengan member card) tentunya senang banget dan jadilah saya bagian dari komunitas mereka. Disitu saya mendapatkan informasi banyak terutama dari group Whatsapp ITP Tasikmalaya.

Berapa hari kemudian setelah saya mengikuti mereka di Whatsapp (WA), komunitas tersebut mengadakan pertemuan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Ini adalah pertemuan pertama saya dengan komunitas tersebut sehingga ada rasa yang sangat antusias. Bukan hanya itu, sayapun berdoa agar tidak ada deadline pekerjaan mendadak yang akan menghancurkan rencana untuk bertemu komunitas ITP.

Apa itu Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran?

Dari situs web Indonesia Tanpa Pacaran, Gerakan #IndonesiaTanpaPacaran (ITP) adalah sebuah gerakan yang berdiri berkat dorongan hati nurani pelajar, mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang prihatin terhadap rekan-rekannya yang banyak menjadi korban pacaran. Hadir dengan dengan slogan visi “Menjadi Barisan Terdepan Berjuang Menghapus dari Indonesia”

Silahkan kunjungi http://indonesiatanpapacaran.com/2017/01/21/profil-gerakan-indonesiatanpapacaran/
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya bersama Panji Rasulullah


Silahturahmi Pengurus & Member ITP Tasik

Hingga akhirnya tiba hari Kamis, 23 Agustus 2018 hari dimana saya akan bertemu teman-teman baru. Alhamdulillah saya bisa diberikan kesehatan sehingga bisa mengikuti acara tersebut. Bukan hanya itu, tak ada pesan juga telfon mengenai pekerjaan. Wah, pokoknya senang banget. Kalo ada bisa-bisa hape saya banting. hehehe

Namun sebelum ke Masjid Agung, saya pergi ke Bank BRI dulu yang tepat disamping Masjid Agung Kota Tasikmalaya untuk melaksanakan suatu urusan. Sempat jengkel juga sih di Bank karena memakan waktu yang lama hampir setengah jam.

Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya
Nunggu Antrian di Bank BRI KC Tasikmalaya Samping Masjid Agung


Beberapa puluh menit kemudian, urusan dengan Bank-pun selesai lalu saya pergi Ke Masjid Agung untuk bertemu dengan kawan-kawan ITP. Sampailah saya di Lokasi yang sudah direncanakan dan bertemulah saya dengan kawan-kawan baru yang sebelumnya saling mengenal di WA.

Oh ya, kegiatan tersebut merupakan Silahturahmi Pengurus & Member ITP Tasik guna menciptakan sebuah ukhuwah yang kokoh Karena dengan ukhuwah, sesama mukmin akan saling menopang dan menguatkan, menjadi satu umat yang kuat.

Perkenalan tiap member

Acara tersebut dimulai dengan perkenalan tiap member terutama para pengurus dan member baru. Saya merupakan member baru di komunitas ini, termasuk member baru lainnya yang merupakan sahabat di PRIMMA DMI MANGKUBUMI. Tiap peserta yang hadir memperkenalkan diri mereka. Kebanyakan dari mereka masih sekolah dan kuliah, wah yang udah agak tua kayaknya saya :D Tapi gak usah malu, karena umur bukan menjadi batasan untuk bergabung dengan komunitas. Hehehe

Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya - Perkenalan Tiap Member

Diskusi dan Tanya Jawab

Selain perkenalan, ada sesi diskusi juga tanya jawab. Topiknya sesuai dengan Nama Komunitasnya yaitu Pacaran. Pokoknya seru deh berdiskusi sama pengurus-pengurus juga member ITP membuat bertambah pengetahuan. Saling mengemukakan permasalahan lalu mencari solusi dalam sebuah lingkaran hingga tiap orang mempunyai berbagai metoda pemecahan dari berbagai sudut pandang. Yah semuanya punya gaya masing-masing yang penting caranya tidak keluar dari Syari`at.
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya - Sesi Tanya Jawab


Jomblo sendirian itu berat, mendingan berjamaah aja jomblonya biar saling menguatkan

Setelah asik berbincang dengan teman-teman baru, tidak terasa hari mendekati waktu dhuhur. Acarapun ditutup lalu kami bersiap untuk melaksanakan shalat. Oh ya, keinginan untuk bergabung dengan Komunitas ITP bukan tanpa alasan. Hal ini didasari oleh pendirianku tentang cinta dan jodoh yang harus dilalui tanpa proses pacaran, juga agar senantiasa berhijrah dengan menambah teman baik, teman kajian, teman dakwah agar selalu diingatkan bila khilaf dan salah.

Memegang teguh pendirian tidak mudah, karena selalu ada angin yang meniup yang bisa menggoyahkan pendirian. Baik dari diri sendiri karena kekurangan ilmu agama, hilangnya keyakinan dlsb juga dari faktor eksternal seperti disebut JOMBLO melulu atau ditanya KAPAN NIKAH? tenang-tenang akan ada masanya untuk cari jodoh, hehehe. sabar ya pemirsa...

Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya - Akhwat

Oleh karenanya diperlukan pondasi yang kuat agar keyakinan tidak mudah goyah tertiup angin. Salah satunya adalah dengan bergabung bersama komunitas yang mempunyai satu ideologi, pemahaman, pendirian juga pemikiran. Dengan bergabung bersama komunitas, akan menguatkan pondasi sehingga menjadi kokoh meski angin meniup.
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya
Kumpul Bareng Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya - Ikhwan

Saya meyakini bahwa pacaran adalah haram, namun diluar sana banyak yang berfikiran bahwa pacaran boleh-boleh saja. Lalu bagaimana jika pendapat saya menjadi minoritas? Bisa jadi keyakinan itu akan goyah dan merubah pola pikir sehingga yang awalnya berpendapat haram menjadi memperbolehkan berbagai bentuk aktifitas pacaran karena menjadi ragu. Agar keyakinan tetap kuat, diperlukan orang lain yang satu pemikiran agar pendirian itu tetap kuat karena dengan adanya orang lain bisa saling mengingatkan.

Jomblo sendirian sangatlah berat, jangan sendirian lagi. Bukan berarti mencari pacar tapi mencari yang satu pemikiran agar jomblonya berjamaah biar saling menguatkan keyakinan. Jika sudah siap, Ta`aruflah. Jika cocok, khitbahlah. Jika sudah waktunya Menikahlah...

Ah udah mulai ngantuk..., lagian bingung mau nulis apa lagi. Yuk Hijrah, bagi yang masih pacaran dan enggan atau sudah mau berhijhah gabung aja komunitas ini #UdahPutusinAja. Karena komunitas ini bukan hanya untuk yang anti pacaran saja, namun yang ingin hijrah dari pacaran juga.

Maaf kalo tulisannya gak jelas, maklum udah lama gak nulis blog. Coba lihat postingan sebelumnya, pasti lebih gak jelas. hehehe


Indonesia Tanpa Pacaran Tasikmalaya
IG : https://www.instagram.com/indonesiatanpapacaran_tasik/
FB : https://www.facebook.com/Indonesia-Tanpa-Pacaran-Tasik-428770977547899/


avatar

Wah bari tau ada komunitas kaya gini, keren

delete 3/10/18 20:54
avatar

Mungkin karena ibu terlalu tua. hehehe

delete 5/10/18 06:48

Bebas berkomentar asal santun dan tidak kasar. Komentar yang mengandung konten por*o dan ju*i akan dihapus. Jangan lupa juga centang kotak "notify me" supaya ada notification jika komentarnya sudah dibalas. Terimakasih :)

 

Jika rangkaian kata tidak memberikan manfaat bagi yang mendengarnya, maka diam lebih baik. -Lupa sumber

Saya anggota dari komunitas...

Keep In Touch

Pengikut