Jika facebook diblokir, pasti ini penyebabnya. Setuju?

Jika facebook diblokir, pasti ini penyebabnya. Setuju?
Awal tahun 2018 ini publik diramaikan dengan isu bocornya database facebook yang dicuri oleh  firma analis Cambridge Analytica. Ternyata isu itu tidak dibantah oleh Mark Zuckerberg, diapun mengiyakan berita tersebut. Bocornya data pengguna ternyata merembet ke rencana pemblokiran facebook oleh pemerintah indonesia. Hal ini menyusul insiden pencurian 1 juta data pengguna di Tanah Air oleh firma analis Cambridge Analytica,  pada 5 April 2018 lalu.

Jika facebook diblokir, pasti ini penyebabnya. Setuju? ridous
Jumlah data yang dicuri dari berbagai negara


Itu adalah sebuah langkah tegas dari pemerintah guna melindungi warganya. Bahkan menteri Komunikasi dan Informatika pun telah melayangkan surat peringatan kedua (SP2). Sebelumnya pun pemerintah sudah memblokir beberapa media sosial seperti telegram dan yang terbaru tumblr.

Memang pemerintah harus bertindak tegas untuk melindungi pripacy and policy warganya, dan kewajiban pemerintah adalah melindungi warga negaranya. Tapi apakah facebook memang layak untuk diblokir?


Data apa yang dicuri?

Sebelum memberikan suara antara setuju dan tidak setuju alangkah baiknya kita mengetahui data apa yang dicuri. Melihat beberapa situs berita, dikatakan bahwa data yang dicuri adalah database pengguna seperti hobi dan kesukaan. untuk hal lainnya penulis kurang mengetahui.



Medos dan Tahun 2019

Jika melihat kalender, Indonesia menghadapi perayakan tahun politik akbar. Yaitu PILKADA SERENTAK dan juga PILPRES. Namun apakah agenda tersebut ada kaitannya dengan rencana kebijakan pemerintah yang akan memblokir facebook?


Medsos tempat berpolitik

Jika ditelusuri lebih jauh, peran facebook ataupun media sosial lainnya sangat berpengaruh dalam membuat citra politik kemasyarakat. Hal ini terbukti dengan kemenangan Bapak Jokowi dan Juga Bapak Ahok dalam PILGUB Jakarta dan juga PILPRES 2014 yang dimenangkan Bapak Jokowi yang didampingi Bapak Jusuf Kalla. Dalam PILGUB dan PILPRES, salah satu pihak menguasai media sosial, dan yang menguasai medsos lah yang menang pada faktanya. Disaat itu kebanyakan masyarakat belum faham mengenai medsos dan penggunanya masih minim.


Dulu mereka kuasai, sekarang tidak

Namun itu dulu, dunia medsos memang dulunya mereka kuasai. Namun sekarang kekuatan mereka terkalahkan. Hal itu dibuktikan dengan adanya Aksi-aksi yang informasinya tersebar dimedsos seperti Aksi Bela Islam 212, 411 dan lain sebagainya. Adanya aksi tersebut tidak lain adalah adanya peran media sosial. Tidak mungkin informasi bisa tersebar dengan cepat tanpa peran media sosial. Sehingga dalam aksi 212 yang awalnya tidak berniat mengikuti aksi karena dilarang, tergerak oleh postingan media sosial mengenai Warga Ciamis yang Berjalan Kaki Ke Jakarta. Tentunya itu adalah peran media sosial.



Jadi apa penyebab rencana pemblokiran facebook

Sayangnya dunia yang dulunya dikuasai pihak A, sekarang dikuasai oleh pihak lain berujung pada isu pemblokiran facebook. Penulis yakin penyebabnya adalah karena mereka tidak lagi menguasai dunia media sosial yang dulunya mereka kuasai. tentunya jika gelombang ini tidak dihentikan, tujuan dan keinginan tak akan pernah terlaksanakan.



Tulisan ini hanya opini saja, jika ada kekeliruan dan kesalahan penulisan mohon luruskan. Jika ada perbedaan pendapat, namanya juga beropini.



Bebas berkomentar asal santun dan tidak kasar. Komentar yang mengandung konten por*o dan ju*i akan dihapus. Jangan lupa juga centang kotak "notify me" supaya ada notification jika komentarnya sudah dibalas. Terimakasih :)

 

Keep In Touch

Pengikut